EMPAT vs SATU

Namaku Sofyan Dawod (35), saya seorang gigolo di kota Bandung. Saya akan menceritakan pengalamanku melayani sekaligus 4 pelangganku dalam semalam. Saya menggeluti profesi ini sudah 4 taun, dan sejak itu saya mempunyai pelanggan tetap namanya tante Mira ( bukan nama asli ), dia seorang janda tidak mempunyai anak tinggal di Bandung, orangnya cantik putih, toketnya besar walaupun sudah kendor sedikit, dia keturunan Tionghoa. Dia seorang anda kaya, memiliki beberapa perusahaan di Bandung dan Jakarta, dan memeiliki saham di sebuah hotel berbintang di Bandung. Sabtu pagi jam 7 pagi, Hpku berbunyi dan terdengar suara seorang wanita, dan kulihat ternyata nomor Hp tante Mira. “Hallo sayang…lagi ngapain nich…udah bangun ?” katanya “Oh tante…ada apa nich tumben nelpon pagi-pagi ?” kataku “kamu nanti sore ada acara ngga ?” katanya “ngga ada tante…emang mo kemana tante ?” tanyaku “ngga nanti sore anter tante ke puncak yach sama relasi tante, bisa khan ?” katanya “bisa tante…aku siap kok?” jawabku “ok dech say…nanti sore tante jemput kamu di tempatmu” katanya “ok..tante” balesku dengan itu juga pembicaraan di hp terputus. Lalu aku beranjak ke kamar mandi untuk mandi. sore jam 5 aku udah siap-siap dan berpakaina rapih karena tante Mira akan membawa teman relasinya. Selang beberapa menit sebuah mobil mercy new eye warna hitam berkaca gelap berhenti didepan rumahku, ternyata itu mobil tante Mira, langsung aku keluar menghampiri mobil itu sesudah aku mengunci seluruh pintu rumah dan jendela. Akupun langsung masuk ke dalam mobil itu duduk di jok belakang, setelah masuk mobilpun bergerak maju menuju tujuan. Di dalam mobil aku diperkenalkan ke dua cewe-cewek itu oleh tante, gila mereka cantik- cantik walaupun umur mereka sudah 40, namanya tante Lisa umurnya 41 tahun kulitnya putih, tokeknya besar , dia merupakan istri seorang pengusaha kaya di jakarta, dan tante Meri 39 tahun, toketnya besar, kulitnya putih, juga seorang istri pengusaha di Jakarta. Mereka adalah relasi bisnis tante Mira dari jakarta yang sedang melakukan bisnis di Bandung, dan diajak tante Mira refreshing ke puncak ke villanya. Keduanya keturunan Tionghoa. Di dalam mobil kami pun terlibat obralan ngalor-ngidul, dan mereka diberitahu bahwa aku ini seorang gigolo langganannya dan mereka juga ngatakan ingin mencoba aku. Selang beberapa menit obrolan pun berhenti, dan kulihat tante Lisa yang duduk di sebalahku disofa belakang tangannya mulai nakal meraba- raba paha dan selangkanganku, aku mengerti maksud dia, aku geser dudukku dan berdekatan dengan tante Lisa, lalu tangan tante Lisa, meremas kontolku dari balik celana, dengan iisatifku sendiri aku membuka resleting celana panjangku dan mengengeluarkan kontolku yang sudah tegak berdiri dan besar itu. Tante Lisa kaget dan matanya melotot ketika melihat kontolku besar dan sudah membengkak itu, tante Lisa langsung bicara kepadaku,… “wow… Ded… kontol kamu gede amat, punya suamiku aja kalah besar sama punya kamu…” katanya “masa sich tante…” kataku sambil tanganku meremas-remas toktnya dari luar bajunya “iya…bole minta ngga, tante pengen ngerasain kontol kamu ini” katanya sambil kontolku dikocok-kocok da diremas-remas, lalu dibelai mesra katanya “bole aza… kapanpun tante mau, pasti Dedi kasih..” kataku langsung tante Lisa membungkukan badanya lalu kontolku dijilat-jilat dan dimasukakan ke dalam mulutnya, dengan rakusnya kontolku masuk semua kedalam mulunya sambil disedot-sedot dan dikocok-kocok. Tante Meri yang duduk di jok depan sesekali menelan air liurnya dan tertawa kecil melihat kontolku yang sedang asik dinikmati oleh tante Lisa. Tanganku mulai membuka beberapa kancing baju tante Lisa dan mengeluarkan kedua toket yang besar itu dari balik bhnya lalu aku remas-remas…. “tante.. susu tante besar sekali…bole Dedi minta?” tanyaku tante Lisa hanya mengangguk-nganggukkan kepalanya, lalu tanganku masih meremas-remas toketnya. Tangan kiriku mulai turun ke bawah selangkangannya, dan aku mengelus-ngelus paha yang putih mulus itu lalu naik ke atas selangkangannya, dari balik cdnya jariku masuk ke dalam memeknya, saat jariku masuk mata tante merem melek dan medesah kenikmatan… “akhhh… akhhhh… akhhh…. terus sayang….” Beberapa jam kemudian aku udah ngga tahan mo keluar… “tante mau keluar nich…” kataku “keluarain dimulut tante aza” katanya Selang beberapa menit crooot… crooot… crotttt… airmaniku keluar muncrat di dalam mulut tante Lisa… lalu tante Lisa menyapu bersih seluruh airmaniku. Kemudian akupun merobah posisi. Kini aku yang membungkukan badanku, dan mulai menyingkapi rok dan melepaskan cd warna hitam yang dipakainya… setelah cd terlepas aku mulai menciumi dan menjilati memeknya yang sudah basah itu. Aku masih terus memainkan memeknya sambil tanganku dimsukan ke lubag memeknya…dan tangan kiriku meremas-remas tokoet yang kiri dan kanan. 10 menit kemudian, aku merubah posisi, kini tante Lisa aku atur dia dipangku dan aku arahkan kontolku masuk ke dalam memeknya, blessss….belssss….kontolku masuk ke dalam memeknya, dan tante Lisa menggelinjang ke nikmatan, aku naik turunkan pinggul tante Lisa, dan kontolku keluar masuk dengan leluasa di memeknya. Sejam kemudian kami berdua sudah ngga kuat mau keluar, kemudian aku cabut kontolku dari memeknya, lalu aku suruh tante Lisa untuk mengocok dan melumat kontolku dan akhirnya crooot…. crott…. croottt…. airmaniku muncat di dalam mulut tante Lisa. Seketika itu juga kami berdua terkulai lemas. kemudian akupun tertidur didalam mobil. Sesampainya di villa tante Mira sekitar jam 8 malam. Lalu mobil masuk ke dalam pekarangan villa. Lalu kami berempat keluar dari mobil. Tante Mira memanggil penjaga villa, lalu menyuruhnya untuk pulang. dan disuruhnya besok sore kembali lagi. Kami berempatpun masuk kedalam villa…karena lelah dalam perjalanan aku langsung menuju kamar tidur yang biasa aku tempati saat aku diajak ke villa tante Mira. Begitu aku masuk kedalam kamar dan hendak tidur-tiduran, aku terkejut ketika ke 3 tante itu masuk kedalam kamarku dalam keadaan telanjang alias bugil tanpa sehelain benangpun menempel. Lalu mereka naik katas tempat tidurku dan mendorongku untuk tiduran, lalu mereka berhasil melucuti pakainaku hingga bugil. Kontolku diserang oleh tante Meri dan tante Mira, sedangkan tante Lisa aku suruh dia mengangkang di atas mukaku, lalu mulai menjilati dan menciumi memek tante Lisa. Dengan ganasnya mereka berdua secara bergantian menjilati, menyedot- nyedot dan mengocok-ngocok kontolku, hingga aku kealahan dan merasakan nikamat yang luar biasa.kemudian aku lihat tante Meri sedang mengatur posisi mengangkang di selangkanganku da mengarahkan kontolku ke memeknya, dan blesss… bleeeesss… kontolku masuk kedalam memek tante Meri. Lalu tante Meri menaik turunkan pinggulnya dan aku merasakan memek yang hangat dan sudah basah itu. Aku terus menjilat- jilat dan sesekali memasukan jariku kedalam memek tante Lisa. edangakan tante Mira meremas-remas toket tante Meri. Beberapa jam kemudian tante Meri sudah orgasme dan, “akhhhh…. ” tante Meri terkulai lemas dan langsung menjatuhkan tubuhnya di sebelahku sambil mencium pipiku. Lalu kini giliran tante Mira yang naik di selangkanganku dan mulai memasukan kontolku yang masih tegak berdiri itu bleesss… bleessss… kontolkupun masuk ke dalam memek tante Mira… sama seperti tante Meri pinggul tante Mira dinaik-turunkan dan diputar-putar. Setengah jam kemudian tante Mira sauadh orgasme juga dan, “akhhhhhh… ” dia terkulai lemas juga, langsung aku cabut kontolku dari memek tante Mira, lalu aku surh tante Lisa untuk berdiri sebentar, dan aku mengajaknya untuk duduk diatas meja rias yang ada dikamar itu, lalu aku buka lebar-lebar kedua paanya dan kuarahkan kontolku ke memeknya dan blessss…. bleeeessss… kontolku masuk kedalam memek tante Lisa. Aku kocok-kocok maju mundurkan kontolku di dalam memek tante Lisa, dan terdengar desahan hebat, “akhhhh…. akhhhh…. akhhhh…. terus sayang… enak…” katanya…. aku terus mengocok kontokku, selang beberapa menit aku rubah posisi, aku suruh dia membungkuk dengan gaya doggy style… aku masukan kontolku dari arah belakang. “akhhh…akhhh…” terdengar lagi desahan tante Lisa… Aku ngga peduli dengan desahan-desahan dia aku terus mengocok-ngocok kontolku di memeknya sambil tanganku menremas-remas kedua buah dada yang besar putih yang bergoyang-goyang menggantung itu. Aku merasakan memek tante Lisa basah dan ternyata tante Lisa sudah keluar, aku merubah posisi, kini tante Lisa aku suruh tiduran dilantai diatas karpet, dan kubuka lebar-lebar pahanya dan kuangkat kedua kakinya lalu aku masukan kontolku kedalam memeknya… blesss…. blessss… blessss…. kontolku masuk dan mulain bkerja kembali mengocok-ngocok didalam memeknya. Selang beberapa menit aku sudah ngga tahan lagi, lalu aku tanya ke tante Lisa… “tante aku mau keluar nich…diadalam apa diluar ?” tanyaku “didalam aja sayang….” pintanya. kemudian crotttt… crooottt…. croottt… airmaniku muncrat didalam memek tante Lisa, kemudian aku jatuh terkulai lemas menindih diatas badan tante Lisa masih kontolku manancap di dalam memeknya. Kami berempatpun tidur dikamarku, keesokan harinya kami berempatpun melakukan hal yang sama di depan TV dekat perapian, dikamar mandi, maupun didapur.

%d blogger menyukai ini: